Bisnis adalah faktor utama yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Mereka berkontribusi secara signifikan pada produksi, pendapatan, dan penciptaan lapangan kerja. 90% bisnis adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Di negara-negara berkembang, hingga 40% dari PDB dan 60% dari total pekerjaan berasal dari UMKM.
Pemerintah banyak negara telah menempatkan pertumbuhan UMKM sebagai prioritas utama, misalnya, Indonesia. Indonesia memiliki potensi besar UMKM dengan 59,2 juta orang menjalankannya. Presiden Indonesia telah berulang kali menyatakan pentingnya UMKM dan mendukung pertumbuhan UMKM dengan menyederhanakan peraturan untuk memfasilitasi investasi masuk. Meskipun pemerintah telah menyatakan dukungannya, banyak faktor eksternal masih menghambat pertumbuhan UMKM. 40% dari UMKM mengalami kesulitan mendapatkan pinjaman atau investasi. Kesulitan dalam pendanaan telah menghambat peluang pertumbuhan dan ekspansi untuk UMKM sehingga mereka rentan terhadap keruntuhan di era bisnis modern ini.
Di era bisnis modern, data adalah aset yang sangat berharga. Setiap transaksi bisnis menghasilkan serangkaian data yang dapat digunakan tergantung pada kebutuhan: untuk menentukan kredibilitas calon klien atau akses ke ekspansi bisnis dan peluang pendanaan. Namun sayangnya, sampai sekarang tidak ada infrastruktur yang dapat mengubah data itu menjadi reputasi yang valid bagi UMKM untuk meningkatkan bisnis mereka.
Untuk alasan ini, Tokoin menggunakan teknologi blockchain untuk mengumpulkan data non-finansial dari UMKM dan semua data bisnis dari operasi harian untuk diubah menjadi buku besar digital dan didistribusikan ke ekosistem. Dengan demikian, Tokoin akan menjadi platform untuk membuat profil yang tepercaya dan bereputasi sebagai penilaian kredibilitas yang dapat diterima untuk pemasok dan lembaga keuangan. Tokoin bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang dengan mempercepat pertumbuhan UMKM.